Kekerasan dalam Jubah Kekuasaan
Kekerasan dalam Jubah Kekuasaan
Penulis
APA yang ingin ditunjukkan oleh kekerasan aparatur negara, oleh massa yang anarkis, dalam demonstrasi pada akhir Agustus lalu? Apakah kita ingin menunjukkan betapa tak beradabnya negeri ini kepada dunia internasional? Ataukah itu ekspresi kekecewaan masyarakat terhadap situasi ekonomi dan politik yang tak menentu?
Apa pun jawabannya, satu hal yang tidak bisa kita mungkiri: rangkaian tindak kekerasan telah menjadi fakta. Karena itu, siapa pun yang melakukannya, kekerasan adalah musuh demokrasi. Gagasan dasar demokrasi adalah menyelesaikan perbedaan kepentingan dengan cara-cara damai.
Perbedaan pendapat (dissent) adalah “anak-anak” yang sah dari demokrasi. Karena itu, kekerasan mematikan “anak-anak” demokrasi. Apa yang salah dengan demokrasi yang tengah kita kembangkan sejak 1998?








